Jumat 13 juli 2018, dari kantor pusat Dunia Walet di kecamatan Weleri, Kendal saya berangkat jam 03.00 subuh menuju bandara Ahmad Yani Semarang untuk melanjutkan penerbangan menuju Makassar Sulawesi Selatan.

Saya landing di Makassar pukul 10.30 waktu setempat lalu melanjutkan perjalanan darat menuju Polewali Mandar Sulawesi Barat yang merupakan lokasi seminar budidaya walet yang diadakan oleh tim dunia walet lokal demi menuruti permintaan petani walet sekitar untuk diadakan pembinaan disana, agar budidaya mereka sesuai dengan kaedah yang benar.

Kami sampai di hotel Ratih Polman pada pukul 19.00 waktu setempat (Total perjalanan 16 jam), dengan disambut oleh tim dunia walet Sulawesi Barat, kami lanjutkan bercengkrama hingga larut malam sembari membicarakan tentang seminar hari minggunya.

Yang menarik dari perjalanan kali ini adalah kami mendapatkan permintaan penanganan gedung sebanyak 6 gedung sekaligus. 4 gedung mangkrak, 2 gedung pembangunan dari awal dengan survey lokasi terlebih dahulu.

Polewali Mandar Sulbar, merupakan kawasan budidaya walet yang masih berkembang. Tidak seperti kawasan sentra walet yang begitu padat dan ketat persaingan, di Polman persaingan antar gedung walet tidak begitu signifikan. INVESTASI di kawasan inipun sangat gurih untuk dilakukan, karena utuk menjadi market leader dalam budidaya walet masih sangat memungkinkan.

Sebagaimana kita ketahui bersama, gedung walet akan baik dibangun dikawasan yang bukan sentra walet jika ingin menjadi market leader. Dimana burung walet masih mencari gedung, bukan sebaliknya gedung berebut burung walet. Untuk kawasan Polman, 10 hingga 20 tahun lagi masih sangat relevan untuk mereka yang berinvestasi didalamnya menjadi market leader. Dan belum dibutuhkan trik-trik khusus untuk menang dalam persaingan.

PERTANYAANNYA… mengapa masih ada gedung mangkrak disana?

Kasus 4 gedung mangkrak yang kami tangani, penyebab utamanya adalah membangun dari awal dengan asal-asalan. Diantara mereka ada yang menggunakan jasa konsultan abal-abal. Jangan dikira setelah menggunakan jasa konsultan walet lalu serta merta gedung walet anda menjadi produktif. Karena tidak sedikit diluar sana mereka yang mengclaim diri sebagai konsultan budidaya walet namun mereka sendiri sebenarnya masih belajar dari gedung-gedung yang ditangani. Sehingga klien mereka sebenarnya adalah korban eksperimen mereka untuk trial error metode yang masih coba-coba.

Saran kami bagi para pemula dalam budidaya walet:

  1. Hanya gunakan perangkat original dalam budidaya walet, seperti Suara, Mesin walet, Twitter, instalasi kabel, dan lain-lain.
  2. Pilih lokasi yang benar-benar terdapat koloni walet untuk dibangun gedung walet. Bukan sekedar yang penting tanah pribadi atau tanah warisan. Jika lahan/tanah pribadi tidak ada koloni walet, lebih baik dijual lalu belikan lahan yang terdapat koloni didalamnya.
  3. Pelajari tata-cara dan metode yang benar sebelum membangun gedung. Karena investasi pada budidaya walet adalah investasi yang besar, jika salah dari awal maka memperbaikinya membutuhkan biaya yang tidak kalah besar.

Untuk mendapatkan info terbaru dan ilmu terupdate tentang budidaya walet, silahkan bergabung dalam komunitas “Member Bangdani” dengan klik tautan berikut:

 

Pengunjung Juga Mencari:

  • artikel dunia walet terbaru
  • Seminar petani walet makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *